Tab / Navbar Menu

Kamis, 21 Februari 2013

Ching Shih, Bajak Laut Wanita Terkuat Dalam Sejarah

Ching Shih

Nama: Ching Shih
Julukan: Cheng I Sao, The Widow Ching
TTL: 1775
Daerah Pelayaran: Asia

Ching Shih dianggap sebagai kapten bajak laut wanita paling kuat sepanjang sejarah. Ching pernah mengkomando armada bajak laut sebanyak 80.000 orang dan sempat menjadi momok di Laut Cina.


Origins of Ching Shih

Tidak ada yang tahu dimana Ching dilahirkan. Namun diketahui bahwa Ching lahir sekitar tahun 1775 dan tinggal di Canton. Masa muda Ching sangat suram, dia bekerja sebagai pelacur di sebuah rumah bordil kecil di Canton. Hidupnya berubah drastis setelah dia menikah dengan seorang bajak laut Cina terkenal bernama Zheng Yi pada tahun 1801.


Karir Bajak Laut Ching

Jika ditelusuri, Zheng Yi adalah keturunan bajak laut Cina yang populer pada pertengahan abad 17. Setelah pernikahanya dengan Ching Shih, Zheng Yi menggunakan ketenarannya untuk mengumpulkan bajak laut di Cina dan mengajaknya untuk bergabung. Akhirnya pada tahun 1804, Zheng Yi berhasil membentuk sebuah armada bajak laut terkuat di Cina.

Pada tahun 1807, Zheng Yi meninggal. Ching Shih kemudian mengambil alih posisinya sebagai pemimpin armada bajak laut terbesar yang disebut Red Flag. Dibawah pimpinan Ching Shih, Red Flag berhasil merampok kota, pertokoan bahkan desa mulai dari Makau hingga Canton. Selain itu, Ching Shih juga mengendalikan setiap aspek bisnis organisasi. Kebengisanya sangat ditakuti baik oleh korban maupun krunya.

Diperkirakan saat itu Ching Shih memimpin setidaknya 1800 armada dan 80.000 bajak laut termasuk wanita dan anak-anak. Kekuatan armada Red Flag tidak bisa ditandingi. Saat itu Dinasti Qing berusaha beberapa tahun untuk melumpuhkan Ching Shih. Namun tidak pernah berhasil bahkan dengan bantuan Angkatan Laut Portugal dan Inggris.


Akhir Karir Ching Shih

Akhirnya pemerintah Cina saat itu menawarkan pengampunan resmi kepada semua bajak laut di Cina. Semua bajak laut boleh kembali hidup layaknya warga biasa. Ching Shih mengambil keuntungan dari kabar ini. Dia bernegosiasi dengan pemerintah untuk tetap menyimpan harta rampasan serta pengampunan untuknya dan armadanya. Akhirnya Ching Shih berhenti sebagai bajak laut pada tahun 1810. Dia menikahi anak adopsinya yang bernama Cheung Po Tsai, dan membuka rumah perjudian. Ching Shih meninggal pada tahun 1844 di usianya yang ke 69.


Ching Shih Dalam Era Modern

Ching Shih menjadi legenda bajak laut terkenal di seluruh dunia. Dia muncul dalam berbagai novel, games hingga film. Berikut keberadaan Ching Shih dalam era modern:

-Ching Shih muncul dalam buku History of Piracy karangan Philip Gosse
-2006, sebuah novel bergambar yang berjudul Afterlife, menampilkan Ching Shih sebagai pelindung di alam baka yang melawan iblis.
-Dalam buku The Wake of Lorelei Lee, Ching Shih muncul sebagai bajak laut kuat.
-Dalam film bajak laut epik produksi Disney, Pirates of the Caribbean: At World's End (2007), Ching Shih muncul sebagai inspirasi karakter Mistress Ching di dalam film.


sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar